Pemkot Gelar Bimtek Guru PJOK Jenjang SD SMP

KUPANG KABARNTT.CO—Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Guru Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK) Jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP)  se-Kota Kupang tahun 2024.

Kegiatan dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Setda Kota Kupang, Yanuar Dally, SH, M.Si, Rabu (20/3/2024), di New International Sasando Hotel,  Kota Kupang.

Bacaan Lainnya

Bimtek tersebut digelar guna mendukung peningkatan kompetensi para guru PJOK agar dapat memperkuat proses belajar mengajar mata pelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan terutama untuk membentuk guru agar semakin mampu menjabarkan agenda school reform.

Asisten Administrasi Umum Sekda Kota Kupang, Yanuar Dally, SH, M.Si, dalam sambutan singkat mewakili Penjabat Wali Kota Kupang mengatakan, para guru memerlukan pembaharuan agar bisa mengalami kemajuan dalam proses belajar mengajar, baik itu dalam metode mengajar, teknik mengajar, penguasaan materi hingga tahap implementasi dan pembaharuan.

Menurutnya, itu bukanlah sesuatu hal yang mudah untuk dicapai namun harus ditempuh dengan semangat serta niat belajar yang tinggi.

“Guru harus mampu melakukan berbagai inovasi dan hal ini juga tidak datang begitu saja, harus melalui riset, seminar atau bimtek. Oleh karena itu Bimtek bagi guru PJOK  yang digelar ini sangatlah penting karena akan memberikan ruang bagi para guru untuk mengembangkan kompetensi dengan teratur dan terarah karena dapat saling mengisi dan berbagi pengalaman dengan sesama rekan guru dan narasumber yang kompeten di bidangnya,” ujar Yanuar.

Yanuar juga memberikan apresiasi atas kehadiran para narasumber untuk membagikan ilmu yang dimiliki sehingga kompetensi para guru semakin diperkuat dengan beragam pengetahuan.

Ia berharap para peserta benar-benar mempergunakan waktu yang ada untuk mengikuti bimtek dengan serius karena  merupakan momentum yang tepat untuk menambah lumbung ilmu yang dimiliki oleh para guru.

Sementara itu, Markus Dju Djani, S.Pd selaku Kepala Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) pada Dinas  Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang dalam laporannya mengungkapkan, bimtek yang digelar bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan ketrampilan guru, menyetarakan kemampuan dan kemahiran guru dalam melaksanakan pembelajaran, membantu guru memperoleh informasi teknis edukatif dan menjadi tempat untuk saling berbagi informasi dan pengalaman.

Lebih lanjut Markus menjelaskan, melalui penyelenggaraan Bimtek bagi para Guru PJOK diharapkan mampu menghadirkan solusi atas setiap kendala dalam pembelajaran yang ditemui oleh para guru serta dapat meningkatkan wawasan dalam pengembangan pembelajaran dan profesi dengan meningkatkan pemahaman terhadap pemanfaatan implementasi kurikulum merdeka di sekolah.

Selain itu, guru PJOK diharapkan dapat menjadikan sekolah sebagai tempat berbagi pengalaman dan studi banding untuk meningkatkan proses pembelajaran di kelas dan menghasilkan metode atau model pembelajaran yang lebih inovatif dan inspiratif.

Bimtek diikuti oleh para guru mapel PJOK sebanyak 100 orang dari SD dan SMP se Kota Kupang selama 3 hari dengan menghadirkan sejumlah akademisi sebagai narasumber yaitu Michael J. H. Louk, S.Pd., M.Pd., Dr. Lukas M. Boleng, M.Kes., Yoniel Y. Selan, S.Pd., M.Fis., Dr. Carles Nyoman Wali, S.Pd., M.Pd., Dr. Anderia J. F. Lumba, M.Pd., Jusuf Blegur, S.Pd., M.Pd. (pkp_rdp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *