Jaksa Jebloskan Mantan Kepala BPBD TTU ke Penjara

Terpidana kasus korupsi pengelolaan Keuangan BPBD TTU, tahun anggaran 2021 dan 2022, Dra. Yosefina Lake saat berhadapan dengan Kasie Pidsus Kajari TTU, Andre P. Keya, S.H sebelum dieksekusi ke Lapas Kelas IIB Wanita Kupang.

KEFAMENANU KABARNTT.CO — Kejaksaan Negeri Timor Tengah Utara (Kejari TTU) melalui Jaksa Eksekutor telah menjebloskan mantan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) TTU Dra. Yosefina Lake, ke Lapas Kelas IIB Wanita Kupang, terdakwa korupsi pengelolaan Keuangan BPBD TTU, tahun anggaran 2021 dan 2022.

Dra. Yosefina Lake dieksekusi ke Lapas Kelas IIB Wanita Kupang pada Jumat (10/5/2024).

Bacaan Lainnya

Hal ini disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri Timor Tengah Utara, Dr. Robert Jimmi Lambila, S.H., M.H melalui Kasie Pidsus Andre P. Keya, S.H kepada awak media pada Jumat (10/5/2024).

Menurut Andre, eksekusi terhadap mantan Kalak BPBD TTU tersebut dilaksanakan berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Kupang Nomor 69/Pid.Sus-TPK/2023/PN Kupang tanggal 5 April 2024 yang telah berkekuatan hukum tetap dan berdasarkan Surat Perintah Kepala Kejaksaan Kejaksaan Negeri Timor Tengah Utara Nomor : PRINT 276/N.3.12/Fu.1/04/2024 tanggal 29 April 2024.

Adapun Eksekusi yang dilaksanakan terhadap terdakwa Dra.Yosefina Lake sesuai dengan bunyi amar putusan antara lain yakni :

Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 3 (tiga) tahun dan 6 (bulan) bulan, dan denda sejumlah Rp100.000.000,00 (seratus juta rupiah), dengan ketentuan apa bila denda tersebut tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan selama 3 (tiga) bulan.

Selain itu, menghukum terdakwa membayar uang pengganti kerugian keuangan negara sejumlah Rp 419.777.690,00 (empat ratus sembilan belas juta tujuh ratus tujuh puluh tujuh ribu enam ratus sembilan puluh rupiah). Dengan memperhitungkan sejumlah uang titipan yaitu:

  1. Uang Tunai yang disita pada tahap penyidikan sejumlah Rp 36.450.000,00 (tiga puluh enam juta empat ratus lima puluh ribu rupiah).
  2. Uang tunai yang dititipkan pada pemeriksaan penyidik sejumlah Rp 25.140.000,00 (dua puluh lima juta seratus empat puluh ribu rupiah).

Andre menjelaskan bahwa total penitipan uang sejumlah Rp 61.590.000,00 (enam puluh satu juta lima ratus sembilan puluh ribu rupiah) tersebut di atas, dirampas untuk negara dan diperhitungkan sebagai pengembalian kerugian keuangan negara atas terdakwa Dra. Yosefina Alquino Maria Lake.

Dalam hal terdakwa tidak membayar uang pengganti dalam waktu 1 (satu) bulan sesudah putusan pengadilan mempunyai kekuatan hukum tetap maka harta bendanya dapat disita oleh Jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut.

Apabila terpidana tidak mempunyai harta benda yang mencukupi untuk membayar uang pengganti maka kepada terpidana Dra. Yosefina Lake dijatuhi pidana penjara selama 1 (satu) tahun dan 6 (enam) bulan. (Siu)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *