Hama Belalang Serang Tanaman Pertanian Warga Ponu TTU

KEFAMENANU KABARNTT.CO — Serangan hama Belalang terhadap tanaman pertanian milik warga desa Ponu, Kecamatan Biboki Anleu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memprihatinkan.

Hama Belalang ini merusak tanaman jagung maupun padi yang merupakan harapan satu-satunya bagi warga untuk dapat memenuhi kebutuhan pangan.

Bacaan Lainnya

Hal ini disampaikan Isak Tefa, salah satu warga kepada media ini, Jumat (5/4/2024).

“Tadi pagi saya liat di Desa Ponu khususnya di Dusun II itu jagung tinggal batangnya saja. Kita pasrah saja. Ada yang semprot pupuk juga tapi pengeluaran juga lumayan,” jelas warga.

Menurut Tefa, hama belalang sudah menyerang tanaman pertanian jenis padi dan jagung milik warga desa Ponu sejak Februari lalu.

“Waktu bulan Februari (2024) lalu yang belum hujan Padi baru umur satu bulan rata dengan tanah karena hama belalang. Saat ada hama Belalang warga panggil tua adat dan buat adat langsung hilang. Tapi muncul lagi,” jelasnya.

Dikatakan, sebelumnya ada petugas penyuluh Pertanian bernama Benyamin Asuat yang selalu hadir di tengah masyarakat di kala mengalami kesusahan. Namun telah meninggal.

“Dulu ada bapak benyamin Asuat tetapi sudah meninggal jadi sekarang kita tidak tahu petugas penyuluh pertanian ini siapa di sini,” tuturnya.

Hal senada dikatakan warga lainya, bahwa di Desa Ponu saat ini curah hujan sudah mulai membaik. Karena itu, mereka sangat antusias untuk mulai menanam berbagai jenis komoditi pertanian, khususnya Padi dan jagung. Meski demikian, dengan adanya hama belalang membuat mereka cukup kewalahan untuk pengeluaran uang demi membeli pupuk.

“Sebelumnya tahun-tahun lalu itu hujan para tetap sekarang hujan sudah lancar jadi kita semangat untuk tanam. Kalau bisa dari pemerintah bisa bantu berikan penyuluhan dan juga kalau bisa berikan pupuk supaya kalau bisa hama Belalang ini bisa hilang,” ungkapnya.

Terpisah, Plt. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten TTU, Charles Malelak, SP., M. Si saat dikonfirmasi media ini melalui sambungan telepon mengaku belum mendapatkan informasi terkait adanya hama Belalang di Desa Ponu.

“Terima kasih atas informasinya Kk. Saya juga belum tau. Nanti saya tugaskan staf dan penyuluh Pertanian untuk turun ke lokasi,” ujarnya.

Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten TTU, ini mengaku setelah turun dan melakukan pemantauan langsung di lapangan maka pihaknya akan memberikan bantuan obat dan pupuk.

“Kami akan bantu obat untuk mereka,” tutupnya. (Siu)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *