Bupati Manggarai Luncurkan Proyek Desa Sehat

RUTENG KABARNTT.CO—Bupati Manggarai, Heribertus G.L. Nabit, Kamis (21/3/2024),  meresmikan peluncuran proyek “Desa Sehat: Strengthening Early Childhood Development/Pengembangan Anak Usia Dini (ECD/PAUD)” kerja sama Pemerintah Kabupaten Manggarai dengan Yayasan Plan Internasional Indonesia (YPII) bertempat di Aula Ranaka, Kantor Bupati Manggarai, Ruteng.

Program ini akan menyasar 10 desa di dua kecamatan di Kabupaten Manggarai sebagai desa percontohan.  Adapun kecamatan dan desa yang disasar, yakni  Kecamatan Cibal Barat mencakup  Desa Wae Codi, Desa Latung, Desa Timbu, Desa Golo Lanak, Desa Lenda; dan Kecamatan Lelak mencakup Desa Bangka Lelak, Desa Gelong, Desa Ketang, Desa Bangka Dese, Desa Lentang.

Bacaan Lainnya

Bupati Hery menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian YPII yang telah dan masih menjalankan beberapa programnya di Kabupaten Manggarai.

Melalui kesempatan ini pula, Bupati Hery  meminta setiap stakeholder di Manggarai untuk membuka diri terhadap bantuan-bantuan dari pihak luar.

“Bahwa dalam isu strategis seringkali kita merasa paling tahu. Karena kita melakukannya bertahun-tahun. Kita membutuhkan pihak lain yang sudah belajar dari berbagai tempat dan juga punya banyak pengalaman,” ucapnya.

“Poinnya, mari buka diri karena apa yang kita tangani adalah sesuatu yang universal,” tambah Bupati Hery  menerangkan.

Berdasarkan kerangka acuan kerja proyek ini, YPII menerangkan bahwa di Kabupaten Manggarai terdapat 27.107 anak berusia 3-6 tahun (per 2023). Dari jumlah tersebut hanya 33% yang berpartisipasi dalam program PAUD, terutama di Taman Kanak-kanak (Statistik Kabupaten Manggarai, 2023).

Proyek ini akan berfokus pada optimalisasi posyandu sebagai pusat PAUD di masyarakat, peningkatan kapasitas guru PAUD, serta pelatihan orang tua/pengasuh tentang pengasuhan anak yang positif.

Intervensi ini berpotensi menjangkau peserta langsung sebanyak 858 orang, yang terdiri dari 450 anak (usia 2-6 tahun) dan 408 orang dewasa (50 guru, 320 orang tua, 20 tokoh masyarakat, 18 pejabat pemerintah).

Proyek ini juga berpotensi menjangkau 6.900 orang atau 2.300 keluarga sebagai penerima manfaat tidak langsung.

“20-30 tahun lagi, kualitas manusia Manggarai harus jauh lebih baik dari kita. Dan itu dimulai dari usia yang paling kecil. Usia dini,” ucap Bupati Hery  dalam sambutannya.

Sejalan dengan harapan itu, pada awal tahun 2024 ini, Pemerintah Kabupaten Manggarai telah mengikat kerja sama dengan Universitas Terbuka untuk menyekolahkan 200 calon tenaga pendidik PAUD.

Pemkab Manggarai menyediakan beasiswa 4 tahun/8 semester (masa studi normal) bagi peserta. “Evaluasinya tiap tahun,” jelas Bupati Hery .

Turut hadir dalam acara ini Direktur Eksekutif YPII, Dini Widiastuty; Bunda PAUD Manggarai, Meldiyanti Hagur Marcelyna-Nabit; pimpinan Perangkat Daerah; serta para camat, kepala desa, guru PAUD, bidan, kader posyandu, PKK desa, dan perwakilan puskesmas dari daerah sasaran.(adi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *