Pemkot Kupang –BI Resmikan Led Pantau Harga Pasar

KUPANG KABARNTT.CO—Pemerintah Kota Kupang bekerja sama dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi NTT meresmikan pemasangan led atau display pantau harga di tiga pasar tradisional Kota Kupang, yakni Pasar Oebobo, Pasar Kasih Naikoten I dan Pasar Oeba.

Acara peresmian berlangsung di halaman Kantor Perumda Pasar Kota Kupang, Pasar Oebobo, Kupang, Rabu (8/11/2023).

Bacaan Lainnya

Peresmian ditandai dengan pelepasan selubung oleh Penjabat  Wali Kota Kupang, Fahrensy P. Funay, SE, M.Si, bersama Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi NTT, S. Donny H. Heatubun, didampingi oleh para pimpinan perangkat daerah dan Direktur Perusahaan Umum Daerah Pasar Kota Kupang.  Turut hadir dalam peresmian tersebut sejumlah pedagang di Pasar Oebobo.

Penjabat Wali Kota Kupang, Fahrensy P. Funay, SE, M.Si, dalam sambutannya atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Kupang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bank Indonesia  atas bantuan led pantau harga yang baru diresmikan.

Menurut Fahrensy, fasilitas ini sangat bermanfaat bagi warga Kota Kupang untuk memberikan gambaran tentang harga pasar.

Fahrensy  berharap dengan keberadaan led display harga ini, pengunjung pasar bisa mengetahui kondisi harga terkini, sehingga tidak ada permainan, harga jadi stabil dan inflasi terkendali.

Kepada Perumda Pasar Kota Kupang sebagai pengelola pasar di Kota Kupang, Fahrensy  berpesan untuk menjaga dengan baik fasilitas ini, sehingga berfungsi seperti yang diharapkan yakni memberi edukasi dan informasi harga komoditas pokok di pasar bagi warga.

Fahrensy  menambahkan, selama ini BI sudah berkolaborasi dan memberikan dukungan kepada Pemkot Kupang dalam upaya pengendalian inflasi,  sehingga bisa meraih penghargaan  sebagai Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Indeks Harga Konsumen (IHK) terbaik tahun 2022 lalu.

Fahrensy  memastikan Pemerintah Kota Kupang juga siap mendukung peran Bank Indonesia sebagai Satgas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) untuk mempercepat dan memperluas digitalisasi daerah.

Saat ini Pemkot Kupang sedang berupaya untuk mewujudkan Kota Kupang  yang full digital melalui penciptaan ekosistem sistem pembayaran yang dapat mendukung integrasi ekonomi dan keuangan digital nasional, dengan membudayakan transaksi menggunakan QRIS di pasar dan pusat perbelanjaan serta mendorong para pelaku usaha untuk menginput dan melaporkan progres pelaksanaan transaksi melalui mesin Electronic Data Capture (EDC).

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, S. Donny H. Heatubun, menjelaskan led pantau harga ini merupakan tindak lanjut dari upaya pengendalian inflasi dan sebagai  salah satu alat pengendali inflasi.

Dengan fasilitas ini, kata  Heatubun, warga bisa memiliki acuan saat hendak membeli kebutuhan pokok.

Diakuinya, rencana pemasangan led pantau harga ini telah melalui proses pembahasan yang cukup panjang hingga akhirnya bisa terealisasi. Untuk itu dia berharap fasilitas ini bisa dijaga dengan baik karena sangat bermanfaat.

Kepada seluruh warga Kota Kupang Heatubun  berpesan, berdasarkan hasil pembahasan saat High Level Meeting (HLM) TPID triwulan IV dipastikan stok kebutuhan pokok serta distribusinya menjelang Natal dan Tahun Baru masih aman, sehingga masyarakat tidak perlu panik dan diharapkan berbelanja dengan bijak.

Untuk mengantisipasi naiknya harga beras, dia menyarankan agar masyarakat NTT untuk mulai memasyarakatkan kembali konsumsi pangan lokal sebagai substitusi makanan pokok.(pkp_ans)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *