Pasola  Lamboya, Sumba  Barat Ricuh

WAIKABUBAK KABARNTT.CO-–Pasola, atraksi budaya uji ketangkasan lempar lembing di Lamboya, Kecamatan Lamboya, Kabupaten Sumba Barat, Kamis (16/2/2023), ricuh.

Atraksi itu disaksikan  Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, S.H. Ribuan penonton dari Sumba dan luar Sumba ikut menyaksikan adegan itu.

Bacaan Lainnya

Kericuhan diduga terjadi karena kesalahpahaman dua kubu yang berlaga di arena. Pasalnya salah seorang pemain terkena lemparan lembing lawan sementara  korban tidak aktif dan hanya berdiri di pinggir lapangan.

Tidak puas dengan kejadian, itu pemain dan simpatisan kedua kubu saling kejar dan terlibat baku lempar dengan batu.

Untuk mencegah kejadian lebih buruk, aparat keamanan yang siaga menyemprotkan air ke arah kerumunan massa dengan maksud kedua kubu membubarkan diri.

Tidak mau kejadian itu berakibat fatal ratu kedua kubu yakni Kedu Talo  Nodu   dari Patiala dan Rato Ubu Galu dari Uma Inkari menggunakan mobil water cannon milik Polres Sumba Barat bergerak keliling lapangan mengumumkan secara resmi menutup kegiatan pasola itu.

Kapolres Sumba Barat, AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata  mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan para rato selaku penyelenggara even budaya atraksi pasola untuk mengendalikan situasi kericuhan yang terjadi.

Kapolres berharap pelaksanaan pasola pada tahun mendatang jauh lebih baik terutama keamanannya sehingga para penonton merasa puas menyaksikannya. (ota)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *