500 Poktan di Kupang Timur Terdata Baik, Pupuk Subsidi Tepat Sasaran

Sarlin Lado

OELAMASI KABARNTT.CO—Semenjak diberlakukannya  sistim Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok secara Elektrik (e-RDKK) bagi pemenuhan pupuk bersubsidi kepada masyarakat petani di Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, jumlah Kelompok Tani (Poktan) di kecamatan tersebut mengalami peningkatan hingga mencapai lebih dari 500 Kelompok Tani.  Angka ini jauh berbeda dengan sistim pendataan secara langsung yang hanya mencapai 200-an Poktan.

Demikian diungkapkan Kepala Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Kupang Timur, Sarlin Lado, kepada media ini di ruang kerjanya di Naibonat, Rabu (18/1/2022) siang

Menurut Sarlin, sistim e-RDKK bagi pemenuhan pupuk bersubsidi kepada  petani Kupang Timur ini sudah dilakukan pihaknya sejak 4 tahun lalu. Warga petani begitu  antusias dengan sistem ini.

“Antusiasme masyarakat tinggi. Ini karena penyaluran pupuk tepat sasaran. Pupuk yang diperoleh petani sesuai luas lahan tanam yang dimiliki,” jelasnya.

Apalagi, ungkap Sarlin, tahun 2023 ini data RDKK secara elektrik ini akan terintegrasi secara online dengan data dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Tentunya, petani tidak bisa lagi bermain-main atau  berlaku curang

“Satu orang petani dibatasi dengan luas lahannya 2 hektar, satu kelompok tani dibatasi 25 hektar. Akan tetapi tergantung juga letak titik koordinatnya. Kalau di lapangan faktanya cuma miliki lahan  setengah hektar maka dia berhak dapat pupuk sesuai luas lahan untuk 2 musim tanam,”ungkapnya.

Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Kupang Timur sudah mensosialisasikan kepada kurang lebih 500 Kelompok Tani dan data mereka sudah tersimpan dalam Sistim Penyuluhan (Simlu). Sementara Kartu Tani masih dalam proses  aktivasi.

Untuk diketahui, terhitung sejak tanggal 1 Januari 2023 Kementerian Pertanian mewajibkan seluruh petani yang terdaftar di dalam eRDKK melalui Kelompok Tani nantinya akan difasilitasi dengan Kartu Tani sehingga penebusan pupuk bersubsidi nantinya bisa dilakukan oleh para anggota Poktan.

Teripsah, Alex Nguru, Ketua Kelompok Tani Semangat Kelurahan Oesao kepada media ini mengaku sangat optimis dan setuju dengan pemberlakuan sistim RDKK secara elektrik. Pasalnya, penyaluran pupuk bersubsidi sangat akurat sesuai luas lahan yang dimiliki petani.

Di sisi lain, proses penebusan pupuk bersubsidi sudah bisa dilakukan secara langsung oleh anggota kelompok di pengecer pupuk yang ditunjuk pemerintah apabila mereka sudah menggunakan Kartu Tani. (sam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *