Wabup Sumtim Harap Gebyar Anak Membentuk Anak Jadi Sehat dan Cerdas

WAINGAPU KABARNTT.CO—Wakil Bupati Sumba Timur, David Mello Wadu, membuka kegiatan Gebyar Cerdas anak dampingan lembaga-lembaga mitra childfund di NTT tahun 2022 di Gereja Bethel Tabernakel (GBT) Rehobot Padadita, Sumba Timur, Senin (4/4/2022).

Dalam sambutannya, David menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Sumba Timur telah berkomitmen untuk menjamin upaya perlindungan anak sesuai dengan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang mengamanatkan bahwa setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.

Bacaan Lainnya

“Kami sudah menandatangani deklarasi sebagai komitmen terwujudnya kabupaten layak anak pada 25 November 2021 yang lalu, dengan mengajak tokoh masyarakat, tokoh agama, media massa, dunia usaha, dan pihak lembaga peduli anak lainnya untuk bersinergi dan memperkuat komitmen mewujudkan Kabupaten Sumba Timur menuju Kabupaten Layak Anak,” jelas David.

David mengatakan, Pemkab Sumba Timur terus berupaya memenuhi hak-hak anak antara lain melaksanakan Gerakan Orangtua Asuh dalam menuntaskan gizi buruk pada bayi dan balita.

“Harapan kami gerakan yang melibatkan unsur pemerintah, dunia usaha dan masyarakat tersebut dapat membuahkan hasil yang signifikan dan anak yang mengalami gizi buruk dapat pulih dan beralih status menjadi gizi baik,” tegasnya.

“Kami juga sangat gencar dengan percepatan penurunan angka stunting. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan dukungan dan bantuan kita semua untuk sama-sama berupaya memberikan yang terbaik bagi anak-anak dan remaja kita khususnya kaum perempuan, baik dalam hal pemberian makanan yang bergizi, minuman yang juga bersih dan sehat agar pada saatnya nanti mereka dapat memberikan keturunan yang sehat dan normal, dan penurunan angka stunting di Kabupaten Sumba Timur dapat tercapai,” katanya.

Lebih lanjut David mengatakan, berkaitan dengan kegiatan Gebyar Cerdas Anak ini, pihaknya berharap agar setiap peserta dapat berbagi pengalaman terkait upaya-upaya yang mesti dilakukan bagi pemenuhan hak anak sehingga ke depannya dapat tercipta anak-anak Sumba Timur yang cerdas, sehat, handal dan berkarakter.

“Kami berharap dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan hal positif dalam menciptakan generasi penerus bangsa yang sehat dan pintar,” tutup David. (np)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *