Tinjau Pembangunan Jalan, Bupati Edi Endi Dorong Produktivitas Pertanian

 

LABUAN BAJO KABARNTT.CO—Bupati Manggarai Barat (Mabar), Edistasius Endi, mendorong petani untuk meningkatkan produktivitas pertanian di Mabar.

Bacaan Lainnya

Bupati Edi Endi menyampaikan dorongan itu ketika  meninjau sekaligus mematok di titik nol paket pekerjaan peningkatan jalan desa strategis ruas jalan Simpang Compang-Palong-Simpang Rasang Dali di Desa Compang, Kecamatan Pacar, Manggarai Barat, Selasa (5/4/2022).

“Jalan ini dimanfaatkan semua masyarakat. Para petani tugasnya harus tanam, tanam dan tanam,” tegas Bupati Edi Endi didampingi Wakil Bupati Mabar, dr. Yulianus Weng.

Menurut Bupati Edi Endi, pemerintahan yang dipimpinnya dalam tahun ini akan fokus pada peningkatan infrastruktur demi memudahkan mobilitas barang dan produksi pertanian rakyat.

“Kami akan cek (pembangunan jalan), bangun jalan ini kurang lebih Rp 1,7 miliar. Ini kamu punya uang dari pajak, kalau sekarang kita punya cengkeh hanya 5 atau 10 pohon maka setelah jalan ini dikerjakan dia harus jadi 100 pohon. Artinya ada dampaknya. Selama ini kalian mengeluh setelah panen setengah mati pikulnya. Sekarang ini pemerintah hadir, maka tidak boleh ada alasan bahwa setengah mati pikul kamu punya hasil pertanian,” tantang Bupati Edi Endi.

Bupati Edi Endi juga memerintahkan Camat Pacar dan Kepala Desa Compang untuk menghitung jenis komoditas pertanian yang ada di daerah itu.

Bupati Edi Endi juga memotivasi para petani agar lebih rajin untuk bertani, sebab tanah di daerah itu sangat subur.

“Seharusnya tidak ada yang kelaparan dan miskin di sini. Listrik sudah ada, jalan sudah bagus, kalau malas saya tidak tahu lagi,” imbuhnya.

Kepada kontraktor pelaksana proyek, Bupati Edi Endi meminta melaksanakan pekerjaan tepat waktu dan berkualitas.

“Gunakan material sesuai yang tertera dalam RAB, karena setiap saat pekerjaan ini dimonitor. Kalau pemerintah agak jauh monitor, tapi rakyat di sini, rakyat dapat memonitor. Konsultan pengawas harus ada di lokasi, kami akan cek personel yang ada di dokumen kalian, jangan sebut di situ ada lima orang tapi kenyataan hanya satu orang,” katanya.   (*/obe)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *