Tarian Teku Wae Memukau di Festival Golo Koe

Para penari Teku Wae dari Paroki Cewonikit, Manggarai

LABUAN BAJO KABARNTT.CO—Sepuluh penari Sanggar Wela Kaweng dari Paroki Cewonikit, Manggarai  tampil memukau pada gelaran Festival Golo Koe Labuan Bajo, Kamis (11/8/2022) malam.

Tak hentinya para penonton bersorak kagum sepanjang para penari  menampilkan aksinya. Apalagi, tarian kontemporer dari Sanggar Wela Kaweng menampilkan narasi percintaan remaja dalam gerak tari romantis-estetis 5 pasang remaja.

Bacaan Lainnya

Ini sesuatu yang baru dan mengejutkan sampai malam ke-4 Festival Golo Koe.

Pastor Paroki Cewonikit, RD. Ardy Obot, Pr. memuji penampilan para penari. “Luar biasa. Mereka sukses memukau penonton, sukses putra/putri Wela Kaweng, remaja Paroki Cewonikit. Saya Pastor Paroki, Pengurus Dewan selalu mendukung kegiatan kalian,” komentar Romo di Waterfront, Kamis malam.

Sanggar Wela Kaweng diutus Paroki St. Vitalis Cewonikit untuk tampil pada malam ke-4 bertajuk “Pentas Seni Tari Kontemporer”. Sanggar ini mempersembahkan Tari “Teku Wae” (timba air) yang dikoreografi oleh Arni Umbu, Eman Jemalik, dan Sonia Tonpain.

Tarian berdurasi 5 menit ini diangkat dari kebiasaan masyarakat Manggarai ketika pergi ke mata air. Siapa pun yang pergi ke mata air harus meneriakkan “Ooo … cebong” untuk menghormati orang lain yang sedang mandi atau melakukan kegiatan lain di mata air.

Dalam Tari Teku Wae ini, para pria meneriakkan “Ooo … cebong” kepada para gadis yang sedang beraktivitas di sumber mata air. Para pria itu jatuh hati kepada para gadis yang sedang menimba air.

Interaksi yang sangat romantis pun terjadi antara para penari pria dan wanita. Interaksi ini, yang ditransfer ke dalam gerak tari, sungguh memukau penonton.

Tari Teku Wae ini merupakan tarian baru di Sanggar Wela Kaweng. “Para penari hanya berlatih selama 7 hari karena ini tarian baru,” kata Can, pendamping penari pria.

Meskipun hanya berlatih selama seminggu, para penari Sanggar Wela Kaweng Paroki Cewonikit telah memukau ribuan penonton Festival Golo Koe. (ias)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *