Sambut Hari Sumpah Pemuda, YMPPI Gelar Bakti Sosial di Desa Suanae, TTU

Warga Desa Suanae, Kecamatan Miomaffo Barat, Kabupaten TTU yang menerima bantuan dari MPPI

KEFAMENANU KABARNTT.CO—Menyambut Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2022, Yayasan Masyarakat Peduli Perbatasan Indonesia (YMPPI) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) menggelar bakti sosial di Desa Suanae, Kecamatan Miomaffo Barat,  Kabupaten TTU, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (27/10/2022).

Kepada wartawan, narahubung MPPI TTU, Erdyanus Eko, mengatakan bakti sosial ini merupakan bentuk kepedulian MPPI terhadap masyarakat wilayah perbatasan.

Bacaan Lainnya

“Kegiatan kita hari ini salurkan bantuan sembako. Dan ini merupakan kegiatan yang kesekian kalinya MPPI gelar di wilayah perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan Timor Leste. Namun untuk kegiatan hari ini juga untuk menyambut Hari Sumpah Pemuda, tepatnya tanggal 28 Oktober,”  kata Erdyanus.

Lebih lanjut, Erdy sapaan akrab Erdyanus, menjelaskan, kegiatan tersebut juga terdapat kandungan makna yang dalam dalam Sumpah Pemuda. Itulah mengapa perlunya setiap warga Indonesia mengetahui makna dan arti penting dari Sumpah Pemuda.

Erdy  menambahkan, perkembangan saat ini peran pemuda dan pemudi untuk andil dalam tekad dan semangat penebalan kebangsaan, persatuan dan kesatuan, dalam mengamalkan nilai-nilai luhur bangsa, terutama di Perbatasan.

Tujuan kegiatan tersebut untuk  peningkatan kebangsaan dan cinta tanah air, menggelorakan semangat Sumpah Pemuda warga perbatasan serta kerukunan masyarakat di wilayah  perbatasan.

Erdy berharap agar bantuan yang tidak seberapa banyak ini dapat mengurangi beban dalam kehidupan rumah tangga.

Pada kesempatan yang sama, Pj. Kepala Desa Suanae, Nicolas Kaso Tuan, menyampaikan terima kepada MPPI yang telah membantu masyarakatnya.

“Terima kasih kepada MPPI yang sudah rela membantu masyarakat saya yang miskin, meskipun mereka mendapat bantuan ala kadarnya tetapi sangat berharga buat masyarakat saya,” kata Nicolas.

Nicolas menjelaskan, warga yang menerima bantuan tersebut merupakan keluarga yang benar-benar membutuhkan.

“Penerima manfaat hari ini saya data sesuai data yang ada di desa yakni keluarga miskin dan disabilitas,” tegas Nicolas.

Sementara itu Theresia Kenjam, seorang penerima manfaat menyampaikan terima kasih berlimpah kepada MPPI karena telah membantu mereka.

“Perasaan saya sangat senang dan berterima kasih karena telah mendapat bantuan dari MPPI,” kata Kenjam. (siu)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *