Rabies Mengancam, DPRD Sikka Himbau Masyarakat Waspada

MAUMERE KABARNTT.CO—Warga Sikka mesti waspada terhadap ancaman rabies. Rabies mulai mengancam menyusul 2 spesimen otak anjing yang diperiksa positif rabies.

Pemeriksaan dilakukan di Labotatorium Balai Besar Veteriner Bali. Dari 14 spesimen otak anjing, ada dua yang dinyatakan positif.

Bacaan Lainnya

Anggota Fraksi Golkar DPRD Sikka, Mayestatis, lewat chat whatshapnya, Selasa (5/7/2022), membenarkan maraknya kasus rabies dan juga temuan spesimen positif dari gigitan anjing di Kabupaten Sikka.

“Untuk kasus anjing rabies di Kabupaten Sikka, memang benar. Minggu lalu ada korban 2 orang anak, 1 anak dari Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok umur 10 tahun.  Setelah spesimen/sampelnya dikirim di laboratorium, ternyata anjing tersebut positip rabies. Karena  itu anak tersebut dirawat di Puskesmas Waigete, karena hanya Puskesmas Waigete yang ada stok vaksin untuk anjing,” jelas Mayestatis.

“Sebagai wakil rakyat kami selalu melakukan sosialisasi ketika turun di tengah masyarakat agar masyarakat tetap waspada dan anjing peliharaan masyarakat segera dilaporkan untuk di vaksin,” katanya.

“Kami sebagai anggota DPR dan fraksi selalu mensosialisasikan kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap anjing peliharaan dan harus divaksin sesuai dengan prosedur. Kami juga tetap menghimbau pemerintah agar selalu siaga dan menyediakan stok vaksin, dan terus turun untuk mensosialisasikan bahaya dari rabies,” harapnya. (np)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *