Pulang Kerja, Diperkosa di Jalan Menuju Upkasen, TTU

KEFAMENANU KABARNTT.CO—Naas menimpa seorang wanita berinisial AL (22) di Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). AL  diduga menjadi korban pemerkosaan di jalan di  Km 9 menuju Upkasen.

Pria bejat yang menjadi terduga pelaku pemerkosaan tersebut berinisial Y.

Bacaan Lainnya

Korban diduga diperkosa oleh Y pada, Sabtu (3/12/2022) sekira pukul 18.00 Wita di semak belukar di wilayah Kelurahan Sasi, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten TTU.

Kapolres Timor Tengah Utara (TTU), AKBP Mohammad Mukhson, S. H., S. I. K., M. H, melalui Kasie Humas Polres TTU, Iptu I Ketut Suta, saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (9/12/2022), mengakui adanya laporan dugaan pemerkosaan tersebut.

Iptu I Ketut Suta menuturkan, meskipun peristiwa tersebut telah terjadi pada Sabtu, 3 Desember 2022 lalu, namun korban baru melaporkan ke SPKT Polres TTU pada, Rabu (7/12/2022).

Dikatakan Iptu I Ketut Suta, kronologi kejadian itu bermula ketika korban pada, Sabtu, 3 Desember 2022 sekira pukul 18.00 Wita pasca selesai bekerja pada sebuah warung di wilayah BTN Km 9 jurusan Kupang hendak pulang ke rumah di Km 7 Upkasen, Kelurahan Sasi.

Tiba-tiba dari arah belakang muncul seorang pria yang sedang mengendarai sepeda motor Honda Supra warna putih dan menawarkan kepada korban untuk menumpang sepeda motor yang dikendarainya ke Upkasen.

Korban kemudian menerima tawaran tersebut dan langsung menumpangi sepeda motor yang dikendarai oleh pelaku.

Ketika sampai di hutan pelaku menghentikan sepeda motornya, dan pelaku menarik tangan korban serta membawanya ke dalam hutan.

Pasca meluapkan nafsu bejatnya, terduga pelaku kemudian kabur meninggalkan korban di hutan tersebut dengan mengendarai sepeda motor miliknya.

Iptu I Ketut Suta  menambahkan, korban kemudian pulang ke rumah dan langsung melaporkan peristiwa yang dialaminya kepada ibunya.

Korban bersama ibunya juga kemudian melaporkan perbuatan terduga pelaku kepada Ketua RT setempat agar pelaku bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Karena pelaku tidak bertanggung jawab, maka mereka melaporkan peristiwa tersebut ke Polres TTU,” ujarnya.

Pasca melaporkan kejadian tersebut, korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan visum.

Menurutnya, hingga saat ini laporan tersebut sedang ditangani Unit PPA Satreskrim Polres TTU dan terduga pelaku masih dalam proses pengejaran. (siu)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *