Pantau Pasar Oeba, George Hadjoh Deadline PD Pasar Dan Lurah Fatubesi

Penjabat Wali Kota Kupang, George Hadjoh (kiri) memberi arahan kepada PD Pasar dan Lurah Fatubesi, Senin (29/8/2022)

KUPANG KABARNTT.CO—Menindaklanjuti kesepakatan dalam rapat hari lalu, Penjabat Wali Kota Kupang, George M. Hadjoh, SH, Senin (29/8/2022).  turun bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Tingkat Kupang ke Pasar Oeba untuk meninjau lokasi pasar dan memberikan arahan langsung kepada pengelola dan pedagang pasar serta dinas terkait untuk penataan pasar yang lebih baik.

Turut serta dalam pemantauan tersebut Ketua DPRD Kota Kupang, Yeskiel Loudoe, S.Sos, bersama Wakil Ketua I, Padron Paulus dan Wakil Ketua II, Christian S. Baitanu, Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol Rishian Krisna Budhiaswanto, S.H.,S.IK.,M.H, Kasdim 1604/Kupang, Letkol Inf I Gede Putu Suwardana S.I.P, beserta pimpinan perangkat daerah terkait, Direktur Utama PD Pasar, Camat Kota Lama dan Lurah Fatubesi.

Bacaan Lainnya

Di hadapan Forkopimda dan pimpinan perangkat daerah yang hadir, George Hadjoh memberi penegasan dan deadline waktu penataan pasar kepada PD Pasar dan Lurah Fatubesi selama satu bulan ke depan.

Untuk upaya penataan tersebut, kata Hadjoh, akan dilakukan bersama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Satuan Polisi Pamong Praja dan Dinas Perhubungan Kota Kupang.

“Tim gabungan harus turun lebih awal di pasar sebelum para pedagang datang untuk menata dan menertibkan. Sehingga ketika pedagang datang jam 3 pagi mereka dapat diarahkan untuk berjualan di tempat yang telah ditentukan,” tegasnya.

Dengan berjalan kaki, Hadjoh bersama Forkopimda dan rombongan menyisir Pasar Oeba  dari pintu masuk samping Asrama Yohanium hingga pintu masuk dekat Mata Air Oeba.

Di sela-sela pemantauan Hadjoh minta kepada PD Pasar dan Lurah Fatubesi segera mengimbau para pedagang yang menggunakan bahu jalan untuk berjualan, agar pindah ke lapak yang telah disiapkan.

Lurah juga, menurutnya, perlu memberikan pemahaman kepada para pedagang dan warga di kompleks pasar, dengan kondisi saat ini jika terjadi kebakaran atau ada warga yang sakit berat dan membutuhkan pertolongan, mobil pemadam kebakaran atau ambulans akan kesulitan masuk karena tidak ada akses jalan.

Kepada Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kupang, Hadjoh  meminta untuk segera menganggarkan pekerjaan jalan di dalam kompleks pasar.

Hadjoh  yang juga Ketua Gerakan Peduli Sampah Provinsi NTT minta Lurah Fatubesi untuk mengerahkan warga serta pedagang  untuk kerja bakti bersama membersihkan pasar dari sampah.

Kepada PD Pasar Hadjoh  juga minta untuk menata parkiran secara baik serta memanfaatkan ruang kosong di luar pasar sebagai lahan parkir, untuk mencegah kemacetan di dalam pasar.

Ditambahkannya, dalam waktu dekat Pemkot akan menghimpun paguyuban para pedagang pasar serta menggandeng pihak perbankan untuk menjadi Bapa Angkat bagi paguyuban pedagang yang akan membantu mereka membangun kamar mandi umum dengan standar hotel bintang 3, untuk kenyamanan para pedagang di pasar dan nantinya akan dikelola oleh PD Pasar.

Di penghujung pemantauan, Hadjoh minta Dinas PUPR untuk segera memperbaiki jalan masuk pasar yang selama ini rusak dan membahayakan pengguna kendaraan roda dua yang masuk dan keluar pasar. (pkp_ans)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *