NTT Tuan Rumah PON 2028, IPSI Siap Juara Umum

Para pengurus IPSI NTT 2022-2026 foto bersama usai dilantik, Sabtu (17/12/2022)

KUPANG KABARNTT.CO—Ketua KONI NTT, Yosef Nae Soi, secara resmi melantik Badan Pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) NTT periode 2022-2026, Sabtu (17/12/2022), di Hotel Sasando Kupang. Pengurus baru ini diharapkan bisa mempersiapkan atlet-atlet terbaik untuk juara pada PON di Aceh tahun 2024 maupun PON 2028 mendatang sebagai tuan rumah.

Dokter Messerasi Ataupah dipercaya menjadi Ketua IPSI NTT periode 2022-2026.

Bacaan Lainnya

Pelantikan ini dihadiri oleh sejumlah pengurus cabang olah raga, Kadispora Provinsi NTT, pejabat yang mewakili Kapolda NTT, Penjabat Wali Kota Kupang, pejabat yang mewakili Danrem 161/Wira Sakti dan undangan lainnya. Sementara tema acara pelantikan adalah, “Merajut Persaudaraan Meraih Prestasi Menuju PON XXII 2028”.

Ketua IPSI NTT, Dokter Messerasi Ataupah menyampaikan, IPSI NTT siap membawa cabang olah raga pencak silat menjadi juara umum pada PON ke-22 tahun 2028. Apalagi, Provinsi NTT bersama Provinsi NTB akan menjadi tuan rumah PON ke-20 tahun 2028 mendatang.

Untuk itu, Messerasi meminta seluruh jajaran pengurus IPSI NTT yang dilantik untuk selalu bekerja sama dalam membangun olah raga pencak silat.

Messerasi juga mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada Wakil Gubernur NTT yang juga sebagai Ketua KONI NTT yang telah melantik jajaran pengurus IPSI NTT serta berharap KONI NTT selalu mendukung IPSI mengembangkan olah raga pencak silat.

“Kami hadir di sini karena dorong dan didukung penuh dari Bapa Wakil Gubernur NTT, yang sangat mendorong kami untuk membenahi semua kepengurusan IPSI dan juga mempersiapkan atlet-atlet kami agar melakukan persiapan untuk PON ke-22 tahun 2028 mendatang. Kita harus bisa menjadi juara umum di cabor silat dan membuktikan bahwa kita bisa menang dan meraih prestasi ini,” jelas Messerasi.

Dokter Messerasi  juga mengusulkan, agar olah raga pencak silat juga masuk dalam materi pelajaran olah raga siswa di sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah (SMP), sehingga cabang olah raga ini semakin dikenal dan dicintai generasi muda di Nusa tenggara Timur.

Sementara Ketua KONI NTT, Yosef Nae Soi, mengingatkan pengurus IPSI NTT bahwa pencak silat merupakan cabang olah raga bela diri yang lahir dari budaya masyarakat Indonesia. Karena itu menjadi tugas IPSI untuk terus mengembangkan dan membudayakannya di kalangan masyarakat terutama generasi muda.

“KONI NTT mendukung target IPSI NTT untuk menjadi juara umum pada cabang olah raga pencak silat di PON ke-22 tahun 2028. Karena itu, perlu latihan yang serius, perlu perbanyak kompetisi sebagai ajang untuk meningkatkan kemampuan atlet, sehingga tujuan utamanya yakni prestasi, bisa tercapai,” kata Nae Soi.

“Yang terpenting dalam pengembangan cabang olah raga adalah out came-nya yakni prestasi. Organisasi adalah alat atau wadah, sementara out put-nya adalah atlet, namun tujuan utamanya adalah prestasi sebagai out come sehingga bukan melahirkan atlet saja,”seru Nae Soi yang juga Wagup NTT ini. (np)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *