IAKN Kupang Gelar Seminar Dukung Gerakan Literasi Finansial di NTT

KUPANG KABARNTT.CO—Mahasiswa Pascasarjana Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang berkomitmen dan bertekad mendukung dan menjadikan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai salah satu provinsi literasi di Indonesia. Karena literasi bukan soal wacana atau ide besar semata, melainkan harus disertai aksi nyata yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat banyak.

“Dukungan dan aksi nyata ini diwujudkan dengan menggelar seminar dengan tema Literasi Finansial dan “Teologi” Uang dalam Aneka Perspektif. Kegiatan seminar ini akan dilaksanakan pada Sabtu, 18 Juni 2022 di Aula Hotel Cahaya Bapa Kupang,” tandas Sekretaris Panitia Seminar, Simson Kause, S.Pd, di Kupang, Jumat (17/6/2022).

Menurut Simson, ada keseriusan Pemerintah Provinsi NTT di bawah kepemimpinan Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat dan Wakil Gubernur, Josef Adreanus Nae Soi, yang telah menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) Provinsi NTT Nomor 5 Tahun 2021 tentang Pengembangan Budaya Literasi.

“Nah, kehadiran dan keberadaan Perda ini sesungguhnya memberikan pedoman dan kepastian hukum dalam pengembangan budaya literasi guna  meningkatkan literasi dasar yang meliputi: literasi baca, tulis, numerasi, sains, digital, finansial, budaya dan kewargaan,” ungkapnya.

Dijelaskannya, salah satu gerakan literasi yang perlu terus didorong adalah literasi finansial. Karena literasi finansial, kata dia, merupakan salah satu indikator kemajuan sebuah negara.

“Bank Indonesia sebagai bank central dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) senantiasa menggaungkan betapa pentingnya literasi keuangan untuk diketahui oleh masyarakat. Karena literasi keuangan merupakan pengetahuan dan keterampilan masyarakat terkait finansial agar mampu mengelola dan memanfaatkan keuangan secara maksimal,” kata Simson dia sembari mengutip pesan “keramat” Warrent Buffet, seorang investor dunia, “Kalau kita tidak menemukan cara untuk menghasilkan uang ketika sedang tidur, maka kita harus siap untuk bekerja seumur hidup.”

Khusus untuk generasi milenial, Simson berpesan sebaiknya berinvestasilah untuk meningkatkan diri sendiri yakni melalui pendidikan. “Karena dengan pendidikan, kesejahteraan dapat diraih,” tegas putra Babuin, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) ini.

Sebagaimana diketahui seminar ini menghadirkan narasumber antara lain : Ny. Julie Sutrisno Laiskodat (anggota DPR RI) dengan topik Pandangan Legislator NTT dalam Mendukung Gerakan Literasi Finansial dan Teologi Uang serta Tantangannya Bagi Generasi Milenial; Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi NTT dengan topik Pandangan OJK dan Aneka Produk Lembaga Keuangan yang Kredibel; Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho dengan topik  Pandangan dan Aneka Produk Bank NTT serta Tantangannya dalam Persaingan Lembaga Keuangan di Provinsi NTT.

Juga Pater Gregor Neonbasu SVD, P.hD (Antropolog/Dosen Pascasarjana IAKN Kupang) dengan topik Peran dan Kontribusi Teologi-Antropologis Kristen dalam Mendukung Gerakan Literasi Finansial di Provinsi NTT; Pdt. Dr. Nelman A. Weny, M.Th (Dosen Pascasarjana IAKN Kupang) dengan topik Perubahan Sosial dalam Perspektif Teologis untuk Mendukung Gerakan Literasi Finansial dan Teologi Uang di Provinsi NTT; dan Kristo Embu (Pemimpin Redaksi Harian Pagi Timor Express Kupang) dengan topik Pandangan, Peran dan Kontribusi Media Massa Pers dalam Mendukung Gerakan Literasi Finansial dan Teologi Uang di Provinsi NTT.

Seminar ini akan dimoderatori Dr. Lanny Koroh, M.Hum, Dosen Pascasarjana IAKN Kupang serta dihadiri 100 peserta yang terdiri dari pelajar/siswa, mahasiswa S1 dan S2 serta  paguyuban kelompok doa. (verry guru/mahasiswa pascasarjana iakn kupang)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *