Golkar Sumba Tengah Perkuat Kepengurusan

WAIBAKUL KABARNTT.CO—Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Sumba Tengah memperkuat dan merapikan kepengurusan dari tingkat kabupaten hingga desa.

Upaya ini dilakukan untuk menghidupkan mesin partai agar bekerja lebih maksimal menyongsong Pemilu 2024 nanti.

Bacaan Lainnya

Dalam rapat koodinasi, Kamis (7/4/2022), di Kantor DPD II Golkar Sumba Tengah, Ketua DPD II Golkar Sumba Tengah,  Melki Hunggar, mengatakan, kepengurusan partai mesti diperkuat dan direvitalisasi lagi karena banyak pengurus sudah tidak aktif lagi.

Rapat koordinasi ini dihadiri tim dari DPD I Partai Golkar NTT yakni  Ans Takalapeta, Hugo Rehi Kalembu, Frouke Rebo.

“Rapat koordinasi di tingkat kecamatan, desa, orsap, ormas bahkan desa persiapan sudah dimantapkan juga. Data KTA kami juga sudah kirim ke DPD I, sehingga Partai Golkar Sumba Tengah tengah berbenah sampai pada data lengkap,” kata Melki.

Melki berharap agar DPD I Golkar NTT segera mengumumkan nama-nama caleg sesuai dapil masing-masing. Dengan nama yang sudah ada dan jelas, kader boleh bekerja efektif dan efisien dan berkontribusi penuh untuk partai.

“Harapan kami secepatnya diumumkan caleg dari Partai Golkar yang final agar semua kader boleh bekerja tanpa takut namanya tidak ada dalam bursa caleg dari Partai Golkar. Dengan begitu semua tim dapat berkontribusi untuk partai dan benar-benar selektif,” serunya.

Ans Takalapeta, Wakil Ketua Bidang OKK Golkar NTT meminta  Golkar  Sumba Tengah memaksimalkan kembali kepengurusan di kabupaten. Karena Partai Golkar merupakan partai peserta pemilu sehingga harus benar-benar berbenah dari tingkat bawah.

Mantan Bupati Alor ini menekankan pengurus partai harus punya KTA.

Sedangkan untuk daftar caleg, harus memperhatikan keterwakilan perempuan 30 persen yang merupakan syarat wajib.

“Kita harus maksimalkan kepengurusan partai karena partai kita peserta pemilu, sehingga kepengurusan kita lengkap dari tingkat desa sampai kabupaten. Karena yang kita lihat itu banyak pengurus tidak aktif karena banyak pengurus yang sudah pindah domisi karena tugas, bahkan banyak pengurus yang pindah partai, sehingga ini menjadi tugas kita untuk maksimalkan ini agar lengkap,” kata Ans.

Ans meminta  agar kepengurusan di Sumba Tengah harus menjaga kebersamaan agar tetap seirama sehingga  semua tujuan dan target bisa tercapai.

“Kami akan menghimpun seluruh masukan hari ini dan kami sampaikan ke tingkat atas, sehingga apa pun yang diharapkan dalam rapat koordinasi ini boleh mendapatkan tindak lanjut. Dan mari kita seirama agar target kita tercapai karena gotong royong,” seru Ans.

Sementara Hugo Kalembu menegaskan agar kader Partai Golkar tetap eksis di tengah masyarakat dan mempertimbangan kaum milenial.  Karena kader muda adalah ujung tombak partai ke depannya.

“Mari kita maksimalkan koordinasi di semua tingkatan. Untuk mencapai itu kita harus kerja sama, seirama dan sesuai sistem yang ada,” tegas Ketua Fraksi Golkar DPRD NTT ini.

Sedangkan ibu Frouke Rebo, memghimbau agar kader maupun pengurus Partai Golkar di Pulau Sumba khusus di Sumba Tengah agar selalu peduli dengan lingkungan seperti berkontribusi untuk masyarakat dalam hal-hal urgen di tengah masyarakat. (np)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *