Golkar Flotim Bawa Bantuan untuk Sekolah Asuhan Suster CIJ

LARANTUKA KABARNTT.CO—Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Flores Timur (Flotim), Yoseph Sani Betan, dan jajarannya mengunjungi SMK Hendricus Leven, Komunitas Klinik Santa Anna di Lingkunagn Susteran CIJ, Waibalun dan juga berkunjung di SMPK Ratu Damai, Kamis (10/2/2022)

Di SMK Hendricus Leven, Nani Betan, sapaan Yoseph Sani Betan, menyerahkan beasiswa PIP kepada 30 pelajar. Dan di Komunitas Klinik Santa Anna menyerahkan 100 paket rapid test antigen. Sedangkan  di SMPK Ratu Damai mengkoordinasikan Lomba Olimpiade Sains Tingkat Sekolah Dasar yang dimulai  pada 9 Maret 2022 mendatang dalam memperingati Hardiknas 2 Mei 2022 mendatang.

Bacaan Lainnya

Nani Betan dalam kunjungannya mengatakan, bantuan beasiswa PIP yang diserahkan adalah bagian dari upaya pemerintah memdukung program pendidikan bagi siswa yang kurang mampu. Untuk itu diharapkan agar siswa  penerima bantuan tersebut benar-benar memanfaatkannya sesuai dengan peruntukannya.

“Bantuan ini merupakan koordinasi antara DPD II Partai Golkar Flotim bersama Bapak Melki Laka Lena, sehingga kami berharap agar bantuan ini menjadi semangat dan motivasi siswa untuk belajar lebih giat lagi dan harus berprestasi,” kata Ketua DPRD Flotim 2014-2019 ini.

Menurut Nani, program beasiswa ini tidak semua siswa mendapatkannya, karena harus diseleksi melalui penilaian dan persyaratan yang cukup ketat. Karena itu hanya siswa yang lolos yang berhak mendapatkan.

Beasiswa ini juga, kata Nani, memberikan keringanan bagi orang tua dalam membayar uang sekolah.

“Pak Melki Laka Lena adalah orang yang memperjuangkan beasiswa PIP ini, sehingga kita sangat berterima kasih kepada Pak Melki yang sudah memperjuangkannya, meskipun bukan anggota DPR RI dari dapil kita. Tapi dengan penuh tanggung jawab memberikan perhatian serius untuk kemajuan pendidikan di NTT khusus di Flotim,” jelasnya.

Sementara para guru dan pendidik di SMK Hendricus Leven, menyampaikan banyak terima kasih kepada Partai Golkar terkhusus Melki Laka Lena yang telah memperjuangkan beasiswa kepada anak-anak mereka, karena bisa membantu meringankan beban orang tua dalam membiayai pendidikan.

Mereka juga berharap agar Melki Laka Lena bisa membantu memenuhi tuntutan kebutuhan mereka seperti keterbatasan sarana pendukung yang menunjang kegiatan belajar mereka.

Nanti Betan dan rombongan juga menyempatkan diri memantau ruang praktek jurusan tata busana untuk melihat langsung aktivitas siswa.

“Masih banyak kekurangan peralatan dan sarana di sana, sehingga kami akan berusaha untuk berjuang secara hirarki partai lewat fungsi anggota DPR setiap tingkatan untuk bisa memperhatikannya. Seperti kekurangan mesin obras, mesin jahit dan dinamo mesin pendukung di ruangan praktek,” kata Nani. (np)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *