DPRD Sumtim Minta Pemerintah Siapkan Pangan Cadangan Antisipasi Rawan Pangan

 

WAINGAPU KABARNTT.CO—DPRD Sumba Timur meminta Pemerintah Sumba Timur menyiapkan pangan cadangan mengantisipasi rawan pangan menyusul serangan belalang di daerah itu.

Bacaan Lainnya

“Hampir 2.000 sampai 3.000 hektar lebih lahan pertanian warga sudah diserang oleh hama belalang. Dan dalam sidang dan juga RDP dengan dinas-dinas terkait kami selalu himbau agar sudah dipersiapkan cadangan pangan dalam antisipasi rawan pangan. Juga langkah strategis yang dilakukan pemerintah dalam rangka pembasmian hama belalang secara masif,” kata anggota Fraksi Golkar DPRD Sumba Timur, Ir. Yonathan Behar, pada diskusi publik, Kamis (5/5/2022), lewat zoom.

Diskusi dengan tema :  Hama Belalang dan Bencana Ekologi di Pulau Sumba itu diinisiasi Wahli NTT.

“Jangka pendeknya ya ketersediaan cadangan pangan agar tidak terjadi rawan pangan berkepanjangan. Langkah panjangnya kita harus bersinergi dengan kabupaten tetangga mengambil langkah strategis untuk pembasmian hama belalang. Karena hama belalang sudah tersebar di hampir 4 kabupaten. Jadi kita harus sama-sama sehingga masif,” jelas Yonathan.

Menurutnya, pembasmian hama belalang harus secara masif dan pada titik serang. Juga harus dilakukan pada malam karena itu sangat efisien.

Untuk belalang yang baru menetas juga sangat meresahkan, karena masuk dalam lingkungan rumah penduduk, serta menyerang lebih masif dari pada belalang yang bersayap.

“Kalau kita lihat belalang yang baru menetas ini yang cukup ngeri. Bukan hanya tanaman yang mereka serang, namun membuat masyarakat tidak nyaman karena masuk di lingkungan penduduk warga. Jadi memang sudah harus dipikirkan langkah strategis untuk pembasmian secara masiv,” serunya.

Kader Golkar ini lebih lanjut mengatakan, urusan pembasmian belalang tidak bisa hanya ditangani Pemda Sumba Timur dan masyarakat saja. Karena belalang sudah tersebar di wilayah Pulau Sumba, sehingga 4 kabupaten harus secara sinergi melakukan pembasmian. (np)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *