Diskominfo Sumba Timur Gelar Sosialisasi KIM

WAINGAPU KABARNTT.CO—Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sumba Timur menggelar Sosialisasi Kelompok Informasi Masyarkat (KIM) di Aula Kantor Kominfo Sumba Timur, Rabu (30/3/2022).

Adapun yang menjadi peserta sosialisasi KIM adalah perwakilan masyarakat dari 4 kecamatan yaitu Kecamatan Kota Waingapu, Kambera, Kanatang dan Pandawai.

Bacaan Lainnya

Kadis Kominfo Sumba Timur, Syane Tamu Ina, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa Kelompok Informasi Masyatakat (KIM) merupakan kelompok informasi yang dibentuk oleh masyarakat dari masyarakat dan untuk masyarakat secara mandiri dan kreatif yang aktivitasnya melakukan kegiatan pengelolaan informasi dan pemberdayaan masyarakat dalam rangka meningkatkan nilai tambah sistem informasi.

“Adapun tugas dari KIM nantinya jika sudah dibentuk untuk mewujudkan masyarakat yang aktif, peka memahami informasi, mewujudkan jaringan informasi dan menghubungkan satu kelompok masyarakat dengan kelompok lainnya,” ujar Syane Tamu Ina.

Sementara Sekretaris Kominfo Sumba Timur, Rambu Naha Ana Awang, yang menjadi pemateri dalam sosialisasi tersebut menyampaikan bahwa KIM yang sudah terbentuk  nantinya juga mempunyai tugas untuk menangkal isu-isu yang menyebar di masyarakat, seperti informasi yang patut dikonsumsi oleh masyarakat maupun informasi yang tidak layak di masyarakat, seperti berita hoax.

“Kita berharap KIM yang ada mampu memanfaatkan teknologi komunikasi yang ada untuk memberdayakan masyarakat dalam bidang ekonomi.  Seperti contoh pemasaran produk anggota KIM harus sudah lewat digital, jaring sosial sehingga produk-produk dari masyarakat dapat dijangkau masyarakat luas,” kata Rambu Naha.

Sedangkan, salah satu peserta sosialisasi KIM dari Kecamatan Kambera, Fredy Kalikit Bara, sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Kominfo Sumba Timur terkait KIM.

 “Apalagi saya saat ini yang bekerja sebagai seorang petani membutuhkan informasi-informasi aktual terkait pertanian dan juga terakit hasil pertanian saya agar mampu dipromosikan dengan baik secara digital dan bisa dipesan oleh masyarakat yang membutuhkan,” kata Fredy. (np)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *