Airlangga Hartarto, “Saya Sudah Beri Kredit, Sekarang Saya Minta Debet”

Airlangga Hartarto foto selfie dengan sebagian kader Golkar di Senso Sesto Resto, Labuan Bajo, Minggu (13/3/2022) malam

LABUAN BAJO KABARNTT.CO—Gaya Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto, meminta dukungan para kader Golkar memenangkan Pemilu 2024 terbilang santun.

Di hadapan peserta rapat konsolidasi Partai Golkar se-NTT di Senso Sesto Resto, Labuan Bajo, Minggu (13/3/2022) malam,  Airlangga meminta seluruh kader Golkar merapatkan barisan untuk bekerja memenangkan Partai Golkar pada Pemilu 2024, terutama pemilihan presiden (Pilpres).

Bacaan Lainnya

Rapat itu dihadiri seluruh Ketua DPD II Golkar se-NTT, para anggota Fraksi Golkar DPRD se-NTT, sejumlah pengurus DPD I Golkar NTT, pengurus DPD II Golkar se-NTT, sejumlah pengurus DPP Golkar.

Beberapa kepala daerah/wakil kepala daerah di NTT juga hadir, antara lain Andreas Paru (Bupati Ngada/Ketua DPD II Golkar Ngada), David Juandi (Bupati Timor Tengah Utara/Ketua Dewan Pertimbangan Golkar Timor Tengah Utara), Epy Tahun (Bupati Timor Tengah Selatan/Ketua DPD II Golkar Timor Tengah Selatan),  dr. Yulianus Weng (Wakil Bupati Manggarai Barat/Ketua Dewan Pertimbangan Golkar Manggarai Barat), Jery Manafe (Wakil Bupati Kupang), Stefanus Saek (Wakil Bupati Rote Ndao/Ketua Dewan Pertimbangan  Golkar Rote Ndao).

“Bapa-bapa bupati, wakil bupati, anggota DPR, saya kira karena tanda tangan saya bapa-bapa jadi bupati, wakil bupati dan anggota DPR (D). Kalau saya tidak tanda tangan belum tentu bapa-bapa ada di depan  sekarang ini. Apakah saya pernah meminta sepeser dari bapa-bapa?” tanya Airlangga Hartarto, calon presiden usungan Golkar.

Pertanyaan itu dijawab ramai-ramai semua yang hadir, “Tidaakk….”

“Itu artinya saya sudah beri kredit. Sekarang saya minta debetnya. Debetnya apa? Debetnya adalah suara, suara memenangkan Pilpres 2024. Bapa-bapa yang sekarang menjadi bupati, wakil bupati, anggota DPR(D) adalah ujung tombak Golkar di lapangan, ujung tombak untuk memenangkan Golkar pada Pilpres. Siap?” tanya Airlangga.

“Siaaapp……” jawaban bergemuruh dari semua yang hadir.

Airlangga yang juga Menko Perkonomian itu kemudian meminta keseriusan kader Golkar di semua tingkatan untuk bekerja, terjun dan hadir di tengah masyarakat mengkampanyekan Golkar.

Bupati Ngada, Andreas Paru, ketika diminta Ketua DPD Golkar NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena yang memandu dialog untuk berbicara mewakili para kepala daerah, memberi apresiasi dan respek kepada Golkar.

‘Saya mengalami sendiri, saya tidak membayar apa-apa ketika maju dari Golkar. Kita memang diminta mendeposito uang untuk  saksi. Tetapi satu bulan sebelum hari H pilkada, uang itu dikembalikan seratus persen untuk dana saksi,” tutur Andreas Paru disambut tepuk tangan.

Andreas Paru bahkan meminta maaf kalau sebagai bupati belum banyak program yang bisa dikerjakan. “Saya minta maaf, karena belum banyak program yang bisa dijalankan. Penyebabnya karena Covid-19,” kata  Andreas Paru.

Meski begitu Andreas mengakui program-program pemberdayaan ekonomi kecil di bawah Menko Perekonomian sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dia meminta agar bantuan-bantuan untuk usaha kecil seperti ini perlu ditingkatkan lagi.

Andreas mengapresiasi Golkar NTT di bawah Melki Laka Lena yang terus menghidupkan mesin partai dengan kerja-kerja kemanusiaan.

“Saya yakin aksi-aksi dan kerja-kerja politik seperti ini akan menghantar Golkar kembali menjadi partai nomor satu,” tandasnya. (den)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *