Respon Bupati SBD, Kades Waimakaha Siap 1000 Ha Tanam Jagung

TAMBOLAKA KABARNTT.CO—Tekad Kepala Desa Waimakaha, Kecamatan Kodi Balaghar, Sumba Barat Daya (SBD), Oktavianus Holo, untuk kesejahteran rakyatnya patut dijempoli.

Memasuki musim tanam pertama tahun ini, Holo mengggerakkan warganya  menyiapkan  lahan ratusan hektar untuk menanam jagung.

Bacaan Lainnya

Holo mengungkapkan tekadnya itu menjawab permintaan Bupati SBD, dr. Kornelius Kodi Mete, di sela-sela acara peletakkan batu pertama pembangunan rumah layak huni buat warganya, Sabtu (30/10/2021), pekan lalu. Peletakkan batu pertama rumah layak huni itu dilakukan Bupati SBD, dr. Kornelius Kodi Mete.

Dalam sambutannya Bupati Kodi Mete meminta agar Desa Waimakaha dapat mempersiapkan lahan seluas 1000 ha untuk menanam jagung pada musim tanam pertama ini mengingat potensi lahan cukup luas dan cocok untuk tanaman jagung.

Merespon harapan Bupati Kodi Mete itu, Holo mengatakan dia siap menggerakkan para petani di desanya menyiapkan lahan untuk menanam jagung pada musim tanam pertama tahun ini.

Holo menargetkan pada musim tanam  pertama (MT I) dapat menanam jagung di atas lahan seluas 500 ha. Dan pada masa tanam II (MT II) dapat menanam lagi 500 ha atau total 1000 ha. Target menanam selama 5 bulan yakni November 2021 sampai Maret 2022.

Menurunya, saat ini, sekitar 200 ha lahan petani sudah siap tanam jagung. Dan pihaknya akan terus menggerakkan petani mempersiapkan lahan luas untuk menanam jagung.

“Target pada MT I dapat menanam jagung seluas 500 ha. Mengapa pemerintah desa intensif gerakkan petani siapkan lahan luas tanam jagung tahun ini? Sebab  tahum ini pula ada sebuah perusahaan dalam hal ini PT Gama Agro Infestama akan melakukan kerja sama dengan petani menanam jagung di desa ini,” kata Holo.

PT Gama Agro Infestama, kata Holo, menyediakan benih unggul, obat-obatan dan lainnya. Sedangkan petani menyediakan lahan, menanam hingga memanen. Dan seterusnya hasilnya dibeli PT Gama Agro Infestama sesuai kesepakatan harga dalam perjanjian itu.

“Karena itu masing-masing pihak baik petani maupun perusahaan harus melaksanakan kewajibannya secara baik sesuai kesepakatan yang telah ditandatanganinya  sehingga memperoleh hasil baik pula,” kata Holo.

Holo meminta pihak perusahaan segera  melakukan penandatanganan kesepakatan bersama dengan petani sehingga besar harapan benih jagung tiba di tangan petani Desa Waimakaha, SBD sebelum tanggal 8 November 2021. (ota)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *