Melalui Deken Kefamenanu, Simak Edaran Pembatasan Pelayanan Uskup Atambua

KEFAMENANU KABARNTT.CO – Uskup Atambua, Mgr. Dr. Dominikus Saku, Pr, mengeluarkan edaran pembatasan pelayanan di wilayah keuskupan yang meliputi Kabupaten Belu, Timor Tengah Utara dan Malaka.

Pembatasan pelayanan itu sebagai respon terhadap penyebaran Covid-19 yang semakin meningkat.

Bacaan Lainnya

Deken Kefamenanu, Romo Gerardus Salu, Pr, saat dikonfirmasi media, Senin (25/1/2021), menyampaikan isi surat edaran dari Uskup Atambua terkait pembatasan pelayanan di gereja.

“Bapak uskup sendiri yang mengeluarkan surat edaran pembatasan pelayanan ini agar kita lebih hati-hati dalam pelayanan,” kata Romo Gerardus.

Romo Gerardus melanjutkan, “Semua kegiatan pelayanan boleh diadakan, namun dilakukan di dalam gereja dengan memperhatikan protokol kesehatan dan batasan peserta, sedangkan untuk pelayanan di lingkungan ditiadakan sehingga  gereja kita diatur agar tidak menjadi salah satu kluster penyebaran Covid-19,” urai Romo Gerardus.

Sebagaimana dalam isi surat itu, Uskup Domi menghimbau agar umat di empat dekenat di Keuskupan Atambua selalu mengindahkan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.

“Oleh karena itu, Bapak Uskup menghimbau kepada seluruh umat Allah di keuskupan agar kita mengikuti aturan yang telah diterapkan oleh pemerintah dan tidak melaksanakan pesta dengan alasan syukuran apa pun,” kata Romo Gerardus.

Jangka waktu pembatasan layanan keagamaan tersebut tidak ditentukan karena mesti dilihat dari perkembangan virus Covid-19. (siu)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *