Rumah Sakit Umum Pemerintah Pusat di Kupang Mulai Dibangun

KUPANG KABARNTT.COMimpi memiliki Rumah Sakit Umum Pemerintah Pusat (RSUPP) segera terwujud menyusul peletakan batu pertama pembangunannya oleh Menteri Kesehatan RI,  Letjen TNI (Purn) Dr.dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Red, Kamis (3/12/2020) siang di Keluahan Manulai II, Kecamatan Alak, Kota Kupang.

Ikut mendampingi Menkes, Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi dan Wakil Ketua Komisi IX DPR RI (yang membidangi kesehatan), Emanuel Melkiades Laka Lena.

Bacaan Lainnya

Rombongan diterima warga dan pemerintah setempat dengan pengalungan selendang dan tarian adat NTT.  Lokasi RSUPP ini terletak di Jalan Viquam, RT. 015 RW 005 Kelurahan Manulai II.

Menteri Kesehatan Agus Terawan, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas dibangunnya rumah sakit ini. Terawan sangat mendukung segala upaya yang berkaitan dengan bidang kesehatan dan kemanusiaan.

“Ini sejalan dengan arahan Presiden Jokowi bahwa pembangunan infrastruktur harus juga menyentuh dan dirasakan oleh saudara-saudara kita di daerah. Salah satunya membangun sarana kesehatan termasuk di NTT,” kata Terawan.

Terawan meminta dukungan para tokoh masyarakat, juga tokoh agama agar pembangunan rumah sakit ini bisa lancar.

“Saya percaya bahwa dengan dukungan para tokoh agama yang senantiasa mendoakan, saya yakin Rumah Sakit Pmum Pusat Provinsi NTT ini akan bisa menjadi garam dan terang. Dan saya percaya keberadaannya akan senantiasa menjadi pelita di hati masyarakat NTT pada khususnya,” kata Terawan.

Pada kesempatan tersebut dirinya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah provinsi NTT dan juga Kota Kupang yang selama ini telah memberikan dukungan dan komitmennya demi pembangunan rumah sakit ini.

“Saya berharap kepada Bapak Gubernur NTT dan juga kepada Wali Kota Kupang agar dukungannya tidak berhenti sampai di sini. Pengembangan rumah sakit ini akan berdiri bukan hanya puluhan tahun tetapi juga ratusan tahun dan akan terus kita perbaiki menyesuaikan dengan perkembangan zaman, baik bentuk fisik maupun peralatannya,” kata Terawan.

Sementara Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi, mengucapkan terima kasih kepada Menteri Kesehatan karena telah mewujudkan impian masyarakat NTT yaitu memiliki fasilitas kesehatan yang bertipe A dengan bertaraf nasional bahkan internasional.

Dengan dibangunnya rumah sakit pemerintah pusat ini, kata Nae Soi, masyarakat NTT tak perlu lagi repot-repot berobat sampai jauh ke rumah sakit di Jawa.

Wagub berharap seluruh proses pembangunan rumah sakit ini berjalan lancar, terutama mengingat anggaran yang digunakan begitu besar. Direncanakan tahun 2022 nanti, rumah sakit ini sudah bisa beroperasi.

Untuk diketahui, pembangunan rumah sakit ini memiliki nilai pekerjaan fisik gedung sebesar 350,2 miliar rupiah. Pembangunan RS ini dilaksanakan secara kontrak tahun jamak dan direncanakan selesai dalam waktu 20 bulan. Dengan demikian ditargetkan selesai pada bulan Juli 2022.  (den)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *